DETIKBABEL.COM, BANGKA BELITUNG — Yayasan Al Mansyur Bangka Belitung menggelar kegiatan Haflah Akhirussanah Tahun 2026 di Gedung Baru Universitas Bangka Belitung (UBB), Sabtu (6/6/2026). Acara berlangsung meriah dan diikuti oleh 84 wisudawan dan wisudawati dari jenjang TKIT, SDIT, dan SMPIT Al Mansyur.
Mengusung tema “Melepas Generasi Qurani, Menjemput Masa Depan Penuh Prestasi”, kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan masing-masing. Selain itu, wisuda tahun ini juga menjadi wisuda perdana bagi SMPIT Al Mansyur yang berdiri pada tahun 2023 dan saat ini dipimpin oleh Ustaz H. Asan Junaedi, Lc., M.Pd.
Ketua Yayasan Al Mansyur Bangka Belitung, Ustaz Ali Mutakin, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an, melaksanakan salat dengan baik, serta mempertahankan akhlak mulia di tengah derasnya arus perkembangan teknologi digital yang kerap melalaikan generasi muda.
Menurutnya, para lulusan tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di era digital dengan tetap menjunjung nilai-nilai Islam dan etika dalam pergaulan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka, H. Syarifudin, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian Yayasan Al Mansyur dalam membina dan mencetak generasi muda yang berkarakter Islami. Ia menyatakan dukungannya terhadap rencana pendirian Madrasah Aliyah yang akan digagas yayasan pada tahun 2026.
“Kami mendukung penuh rencana pendirian Madrasah Aliyah di Yayasan Al Mansyur. Segera siapkan seluruh persyaratan yang diperlukan agar proses pendiriannya dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat. Para wisudawan menerima gordon dari Ketua Yayasan, ijazah dari Direktur LPIT Al Mansyur, Prof. Dr. Eries Dyah Mustikarini, S.P., M.Si., serta penghargaan dari para kepala sekolah, yakni Kepala TKIT Al Mansyur Ustazah Cek Edah, S.P., Kepala SDIT Al Mansyur Ustazah Fitriana, S.E., dan Kepala SMPIT Al Mansyur. Suasana haru tampak menyelimuti para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Yayasan Al Mansyur juga menghadirkan ulama asal Palestina, Syaikh Mahmud Umar, yang memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam tausiyahnya, ia mengaku terharu menyaksikan semangat pendidikan Islam di Indonesia karena mengingatkannya pada perjuangan masyarakat Palestina yang terus berupaya mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.
Syaikh Mahmud Umar membagikan lima kiat untuk menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, yakni meluruskan niat, bersungguh-sungguh dalam belajar, memiliki target yang jelas, membiasakan amalan-amalan yang dicintai Allah SWT seperti menjaga wudu, berpuasa Senin-Kamis, melaksanakan salat malam, serta memohon doa dan restu dari orang tua maupun guru.
Dalam acara tersebut, Yayasan Al Mansyur juga mengumumkan capaian membanggakan dengan lahirnya seorang penghafal Al-Qur’an 30 juz bersanad dari SMPIT Al Mansyur, yakni Muhammad Shobir Maulana Ali, siswa kelas IX.
Yayasan Al Mansyur berharap dapat terus berkembang secara dinamis melalui peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi tenaga pendidik, serta pembinaan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, yayasan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkelanjutan di Bangka Belitung. (Sandi Batman/*)












