

Detikbabel.com, Pangkalpinang – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH Babel) melalui Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Penjaminan Mutu (LPPMPP) resmi menerjunkan sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 ke 23 desa yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (17/7/2026).
Program KKN tahun ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Adaptif: Percepatan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui Penguatan Literasi, Digitalisasi, dan Pariwisata UMKM Masyarakat Bangka Belitung.” Tema tersebut menjadi landasan bagi para mahasiswa untuk menghadirkan program-program pengabdian yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Ketua Panitia KKN UNMUH Babel, Yudhistira B. Pratama, M.Kom., menjelaskan bahwa peserta KKN berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik dan Sains (FTS), serta Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis (FISB).
Menurutnya, pelaksanaan KKN bukan hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, memperkuat literasi dan transformasi digital, serta mengembangkan potensi pariwisata dan UMKM sebagai upaya percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Bangka Belitung,” ujar Yudhistira.
Sebelum diberangkatkan ke lokasi masing-masing, seluruh peserta mendapatkan arahan dari Wakil Rektor II UNMUH Babel, Gatot Afryanto, S.Sos.I., M.Pd. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dengan mengedepankan etika, disiplin, dan sikap profesional selama berada di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan agar mahasiswa mampu menjadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata.
“Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang mengabdi. Jaga marwah Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dengan menunjukkan akhlak yang baik, disiplin, mampu beradaptasi, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat. Hadirkan program yang bermanfaat dan tinggalkan kesan yang baik di setiap desa penempatan,” pesannya.
Semangat pengabdian juga disampaikan salah seorang peserta KKN, Ihza Fadillah Ilham, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika (PMTK), yang akan melaksanakan KKN di Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.
Ia mengaku siap menjalankan amanah selama masa pengabdian dengan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
“Alhamdulillah, kami siap menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat selama masa KKN. Kami ingin belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang kami peroleh di bangku kuliah. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, dan menjadi bagian dari upaya membangun desa sesuai potensi yang dimiliki,” ungkap Ihza.
Melalui pelaksanaan KKN Tahun 2026 ini, UNMUH Babel kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran 337 mahasiswa di berbagai desa diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan literasi, mempercepat transformasi digital, mengembangkan sektor pariwisata dan UMKM, serta mendorong terwujudnya pembangunan desa yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Sukma Wijaya/KBO Babel)











