DETIKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Jabatan boleh berganti, amanah boleh bertambah, tetapi persahabatan tak semestinya ikut berubah. Semangat itulah yang terasa ketika Ketua PWI Kabupaten Bangka Tengah, Andrian Samallo, menyambangi Sekretariat Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel), Kamis (10/9/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi antarpengurus organisasi pers. Pertemuan Andrian Samallo dengan Penanggungjawab KBO Babel, Rikky Fermana, berlangsung dalam suasana penuh keakraban, layaknya dua sahabat lama yang kembali duduk bersama untuk berbagi cerita sekaligus membicarakan masa depan insan pers di Bangka Belitung.
Kehangatan semakin terasa ketika Andrian menyampaikan ucapan selamat kepada Rikky Fermana atas amanah barunya sebagai *Sekretaris Jenderal DPP PJS,* hasil Munas III PJS di Hotel Acacia Jakarta beberapa waktu lalu.
Bagi Andrian, amanah tersebut bukan hanya sebuah posisi organisasi, tetapi juga kepercayaan yang diharapkan dapat membawa kontribusi lebih besar bagi kemajuan pers dan peningkatan kualitas wartawan, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam pertemuan itu, Andrian juga membuka ruang kolaborasi antara PWI Bangka Tengah dan KBO Babel melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan wartawan dan masyarakat pers.
Mulai dari pelatihan jurnalistik, peningkatan kompetensi dan edukasi pers, hingga kegiatan sosial yang dapat mempererat kebersamaan insan pers di Bangka Belitung.
“Harapannya, ke depan kita bisa bersama-sama membuat kegiatan yang memberikan manfaat bagi wartawan dan masyarakat pers. Banyak hal yang bisa kita kolaborasikan,” ujar Andrian dalam suasana santai.
Tidak hanya Andrian yang menyampaikan ucapan selamat. Rikky Fermana turut memberikan apresiasi atas amanah baru yang kini diemban Andrian sebagai Ketua PWI Kabupaten Bangka Tengah.
Rikky mengungkapkan, KBO Babel bahkan telah mengutus perwakilan untuk hadir dalam kegiatan pelantikan dan pengukuhan Andrian sebagai Ketua PWI Bangka Tengah beberapa waktu lalu.
Menurut Rikky, kehadiran tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus penghormatan kepada sahabat yang selama ini telah terjalin hubungan baik, jauh sebelum keduanya dipercaya menduduki posisi penting di organisasi masing-masing.
“Persahabatan kami ini sudah terjalin sejak lama. Jadi, ketika hari ini kami sama-sama mendapat amanah di organisasi pers, tentu ini bukan sekadar hubungan kelembagaan. Ada rasa persaudaraan dan saling menghormati yang sudah terbangun sejak awal,” kata Rikky.
Ia berharap hubungan baik tersebut dapat berkembang menjadi sinergi nyata untuk memperkuat ekosistem pers di Bangka Belitung.
Menurutnya, organisasi pers memiliki ruang yang luas untuk saling bersinergi tanpa harus kehilangan identitas dan independensi masing-masing.
“Kita boleh berbeda wadah dan organisasi, tetapi tujuan besarnya tetap sama, bagaimana insan pers semakin profesional, kompeten, bermartabat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan tersebut pun ditutup dalam suasana penuh keakraban. Tidak ada sekat organisasi, tidak ada jarak jabatan. Yang tersisa adalah semangat untuk menjaga persahabatan sekaligus membangun kolaborasi.
Dari sebuah kunjungan sederhana, muncul gagasan untuk menghadirkan lebih banyak ruang belajar, berbagi pengalaman dan kegiatan bersama bagi wartawan.
Sebab bagi Andrian dan Rikky, dunia pers bukan hanya tentang organisasi dan jabatan, tetapi juga tentang persaudaraan, kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga marwah profesi jurnalistik di Bumi Serumpun Sebalai. (Red/*)






