Bahrul Ulum Sungailiat Toreh Prestasi di OBA ke-9, Bahasa Arab Jendela Peradaban Islam

Advertisements
Advertisements

DETIKBABEL.COM, SUNGAILIAT — Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga tampil sebagai penoreh prestasi dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (29/8/2026). Ajang yang digelar Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab ini mempertemukan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah se-Bangka Belitung.

Santri MTs dan SMA Plus Bahrul Ulum tampil gemilang dengan meraih empat penghargaan dari tiga kategori yang dipertandingkan. Nisa Alhikmah menyabet Juara I Kategori 8, Radesh Aufa Pratama meraih Juara II Kategori 2, dan Atsila Haana Mumtaza membawa pulang Juara III Kategori 2. Tak hanya santri, Siti Aisyah, M.Pd., juga menambah koleksi piala setelah meraih Juara II Kategori 11 untuk kategori guru.

Ustadz Bayu, Pembina OBA jenjang MTs Plus Bahrul Ulum, menyambut gembira capaian para santrinya. “Kemenangan ini bukti bahwa pembinaan Bahasa Arab yang kami lakukan secara berkelanjutan membuahkan hasil. Bahasa Arab bukan sekadar mata pelajaran di kelas, melainkan jendela memahami ajaran agama dan peradaban Islam. Kami berharap semangat ini terus dijaga, dan para santri semakin percaya diri dalam menguasainya,” ujarnya.

Senada, Ustadzah Siti Aisyah Pembina OBA jenjang SMA Plus Bahrul Ulum menekankan bahwa ajang kompetisi adalah sarana memacu motivasi sekaligus mengevaluasi pembelajaran. “Prestasi yang diraih santri dan guru ini menjadi tolok ukur sekaligus penyemangat. Kami tidak hanya mengejar piala, tetapi membangun minat dan kecintaan terhadap Bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan dakwah. Capaian ini akan kami jadikan dasar untuk meningkatkan kualitas pembinaan ke depannya,” katanya.

Saat dihubungi via telepon, Ketua Yayasan Bahrul Ulum Islamic Centre, H. Saiful Zohri, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat bangga. Keberhasilan santri dan guru kita ini adalah bukti kerja keras, ketekunan, dan dukungan semua pihak. Kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan membangun karakter, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap Bahasa Arab yang merupakan bahasa Al-Qur’an. Kami dari yayasan akan terus mendukung sepenuhnya setiap upaya peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk penguasaan Bahasa Arab. Semoga capaian ini menjadi awal yang baik untuk prestasi yang lebih tinggi lagi, dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujar H. Saiful Zohri.

Pelaksanaan OBA ke-9 di Bahrul Ulum diharapkan menjadi momentum membumikan Bahasa Arab di kalangan pelajar dan guru. Kompetisi ini tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga mendorong peserta meningkatkan minat, motivasi, dan kepercayaan diri dalam mempelajarinya.

“Raihan ini menjadi kebanggaan kita semua. Selamat kepada para pemenang,” tutup keterangan dari panitia penyelenggara. (Red/*)