DETIKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Upaya menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan berbagai elemen, termasuk Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI). Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, langkah konkret itu mulai diperlihatkan dengan membangun sinergi lintas sektor, termasuk dengan unsur TNI.
Kamis (26/3/2026), jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I APPMBGI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, di rumah dinasnya yang berada di kawasan perkantoran Gubernur Babel.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Di balik pertemuan tersebut, tersimpan misi strategis: memastikan program MBG yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dapat berjalan terarah, terukur, dan memiliki standar operasional yang jelas.
Kehadiran rombongan APPMBGI Babel dipimpin langsung Ketua DPD I, Muhammad Tanwin, didampingi Wakil Ketua Hangga Oktafandany, Sekretaris Ahmad Syah Mirzan, Ketua Bidang Advokasi Hukum dan Kebijakan Purnomo, serta Ketua Bidang Komunikasi Strategis dan Informasi Publik Rikky Fermana.
Dalam kesempatan itu, Tanwin menegaskan bahwa langkah koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, yang mengamanahkan seluruh pengurus daerah untuk aktif membangun komunikasi dengan unsur Forkopimda, termasuk TNI dan Polri.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal kami dalam membangun sinergi. Kami juga menyampaikan tembusan SK pengurus sebagai bentuk legalitas sekaligus komitmen kami untuk ikut serta mengawal dan memastikan program MBG berjalan sesuai harapan pemerintah pusat,” ujar Tanwin.
Ia menekankan bahwa keberadaan APPMBGI bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan kualitas pelaksanaan program MBG, mulai dari penyediaan makanan hingga standar gizi dan tata kelola dapur.
Senada dengan itu, Purnomo menyoroti pentingnya standarisasi dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, tanpa sistem yang terstruktur dan SOP yang jelas, program sebesar ini berpotensi menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Program MBG adalah program prioritas presiden yang harus dijalankan secara optimal. Karena itu, kami memandang penting adanya koordinasi dengan TNI dan Polri, agar pelaksanaannya tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memiliki standar mutu yang terjaga,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci keberhasilan, terutama dalam memastikan distribusi, pengawasan, hingga keamanan pangan yang disajikan kepada masyarakat.
Sementara itu, Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi menyambut baik kehadiran APPMBGI di Bangka Belitung. Ia menilai, peran organisasi tersebut sangat relevan dalam mendukung program strategis nasional, khususnya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran APPMBGI. Ini menjadi langkah positif untuk bersama-sama berkontribusi dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Kolaborasi seperti ini penting agar program dapat berjalan optimal dan bahkan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ujar jenderal bintang satu tersebut.
Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan akan memperkuat implementasi program di lapangan, sekaligus meminimalisir potensi kendala yang mungkin muncul.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus DPD I APPMBGI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor: 012/SK/DPP-APPMBGI/I/2026 tentang Komposisi dan Personalia Kepengurusan, serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama.
Langkah APPMBGI Babel ini menjadi sinyal kuat bahwa kesuksesan program MBG tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat, tetapi juga pada soliditas dan kesiapan daerah dalam membangun kolaborasi nyata. Dengan sinergi yang terbangun sejak awal, harapan menjadikan Bangka Belitung sebagai role model pelaksanaan program MBG di Indonesia bukanlah hal yang mustahil. (KBO Babel)











