

Detikbabel.com, Pangkalpinang — Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri menginisiasi Lomba Video Kreatif Kontra IRET dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang mengusung tema besar “Merdeka Zaman Now: Merdeka dari Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja” tersebut dilaksanakan sebagai upaya strategis meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya penyebaran paham radikalisme dan intoleransi melalui media digital. Senin (17/8/2026).
Pelaksanaan lomba dilakukan dengan menggandeng Polda Kepulauan Bangka Belitung serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sinergi tersebut diperkuat melalui kampanye dan glorifikasi di media sosial oleh unsur pimpinan daerah, sehingga pesan pencegahan paham IRET dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Sebanyak 145 peserta dari seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpartisipasi dengan menghasilkan berbagai karya video kreatif bertema pencegahan radikalisme digital pada anak dan remaja.
Rangkaian lomba berlangsung mulai 17 Juli hingga 10 Agustus 2026 untuk tahap pendaftaran, dilanjutkan proses penjurian pada 11–15 Agustus 2026. Proses penilaian melibatkan para juri yang kompeten di bidang video kreatif dan dilaksanakan berdasarkan indikator penilaian yang telah disusun melalui konsolidasi panitia, dewan juri, serta Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri.
Selain penilaian utama, panitia juga menetapkan mekanisme khusus untuk menentukan Juara Favorit 1 dan Favorit 2 berdasarkan perolehan jumlah like sesuai ketentuan lomba. Penghitungan berlangsung mulai 12 Agustus hingga 15 Agustus 2026.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 melalui acara resepsi dan seremoni pengumuman pemenang di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yang dirangkaikan dengan syukuran Hari Kemerdekaan RI ke-81.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di antaranya Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, lembaga negara, serta perwakilan berbagai instansi terkait.
Dalam seremoni tersebut, penghargaan diberikan kepada Juara 1, Juara 2, Juara 3, Harapan 1, Favorit 1, dan Favorit 2 berupa uang tunai, trofi, serta sertifikat. Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis oleh sejumlah pejabat daerah dan pimpinan instansi sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan radikalisme melalui pendekatan kreatif dan edukatif.
Selain pemberian penghargaan, kegiatan juga diisi dengan pengambilan video testimoni para pemenang. Para peserta lomba selanjutnya diharapkan dapat menjadi bagian dari jejaring agen media sosial yang turut menyebarluaskan konten positif serta mengkampanyekan kewaspadaan terhadap bahaya paham radikalisme dan intoleransi di ruang digital.
Melalui kegiatan ini, Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri menegaskan bahwa pencegahan paham IRET tidak hanya dilakukan melalui pendekatan konvensional, tetapi juga melalui kreativitas generasi muda dan pemanfaatan media digital secara positif. (Red/Sumber:SAF)











