Polemik Money Politik Paslon 04 Memanas, Ichsan Pilih Kebenaran daripada Jabatan

Advertisements
Advertisements

DETIKBABEL.COM, Pangkalpinang – Kontestasi politik di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang 2025 kembali diwarnai ketegangan. Ketua Partai Ummat Kota Pangkalpinang, Muhammad Ichsan Muttaqin, dengan lantang membantah klaim yang disampaikan Tim Pemenangan pasangan calon nomor urut 4, Basit–Dede, terkait dugaan politik uang.

Pada Rabu (27/8/2025), Ichsan menyampaikan klarifikasi yang tegas, menyebut bahwa narasi “uang transportasi” yang beredar hanyalah upaya menutupi praktik money politik yang sebenarnya terjadi.

Ia bahkan menuding penjelasan yang disampaikan oleh Tim 04 maupun Ketua Partai Ummat Provinsi sebagai kebohongan publik.

> “Saya pastikan, tidak ada yang namanya pemberian uang transportasi kepada saya. Klarifikasi itu bohong. Dan sebagai seorang muslim, saya siap bersumpah di atas kitab suci Al-Qur’an bahwa apa yang saya sampaikan sejak awal adalah benar adanya,” ujar Ichsan dengan nada bergetar, namun penuh keyakinan.

Tidak hanya sekadar membantah, Ichsan juga menegaskan dirinya siap menanggung segala konsekuensi, termasuk sanksi dari partai yang ia pimpin di tingkat kota. Baginya, membela kebenaran jauh lebih penting ketimbang mempertahankan jabatan atau kenyamanan politik.

> “Biarlah mereka mau mengarang cerita seperti apa. Kalian semua bisa mengelak dengan hukum dunia, tapi tidak dengan hukum Tuhan. Saya tidak takut, saya hanya ingin kebenaran berdiri tegak,” katanya.

Caption: Ichsan (50) pelapor Money Politik

Sikap keras Ichsan langsung menyedot perhatian publik. Di tengah praktik politik yang sering dianggap kotor dan penuh tipu muslihat, keberaniannya dianggap sebagai cermin keteguhan moral.

Tak sedikit warga yang menilai, keberanian bersumpah di atas Al-Qur’an adalah bentuk kesungguhan seorang politisi untuk membela apa yang diyakininya benar.

Pengamat politik lokal menyebut, langkah Ichsan bisa menjadi titik balik dalam peta dukungan politik jelang pemungutan suara.

Meski langkahnya penuh risiko, terutama berhadapan dengan arus besar kepentingan partai dan paslon, posisi Ichsan justru memperlihatkan integritas yang jarang ditemukan di gelanggang politik praktis.

Kontroversi ini diperkirakan akan terus bergulir, mengingat Bawaslu dan aparat penegak hukum masih mendalami laporan dugaan politik uang yang melibatkan sejumlah pihak.

Namun, satu hal yang jelas, sikap konsisten Ichsan menegaskan bahwa Pilkada bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga soal keberanian menjaga nurani. (KBO Babel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *