Pembalap Muda Toboali Bersinar, Rendera Pratama Raih Juara Umum Non Pro dan Pemula Open

Olahraga3 views
Advertisements
Advertisements

DETIKBABEL.COM|PANGKALPINANG — Atmosfer Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, mendadak bergemuruh saat deru mesin dan sorak penonton menyatu dalam ajang balap bergengsi *Tripiin Skies Id Beach & Sand Race* yang digelar pada 28–29 Maret 2026, Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Di tengah persaingan sengit para rider dari berbagai daerah, satu nama mencuri perhatian dan tampil dominan: *Rendera Pratama*.

Pembalap muda asal Toboali, tepatnya dari Desa Tepelesok, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih *Juara Umum Non Pro Babel* sekaligus *Juara Umum Pemula Open*.

Capaian ini tidak hanya menegaskan kualitas dan konsistensinya di lintasan, tetapi juga menjadi bukti bahwa talenta daerah mampu bersaing dan berjaya di level kompetisi yang kompetitif.

Sejak awal perlombaan, Rendera Pratama yang memperkuat tim *B3M feat Komba Racing* sudah menunjukkan performa impresif.

Dengan teknik balap yang matang, keberanian dalam mengambil racing line, serta kestabilan dalam mengendalikan motor di lintasan pasir yang terkenal sulit, ia mampu mengungguli para pesaingnya di berbagai heat yang dilombakan.

Lintasan Pantai Pasir Padi yang berkarakter pasir lepas dan bergelombang menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.

Namun, bagi Rendera, kondisi tersebut justru menjadi panggung untuk menunjukkan kemampuannya. Ia tampil percaya diri dan konsisten dari awal hingga akhir lomba, hingga akhirnya mengunci dua gelar juara umum sekaligus.

Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dukungan tim yang solid. *B3M feat Komba Racing* sebagai tim yang menaungi Rendera dinilai mampu memberikan persiapan teknis maupun strategi yang matang.

Sinergi antara pembalap dan tim menjadi kunci penting dalam meraih hasil maksimal di ajang ini.

Owner tim B3M, *Bungok Mapur*, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh pembalap andalannya tersebut.

Ia menyebut kemenangan ini bukan hanya milik tim, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi daerah asal mereka.

“Semoga dengan prestasi seperti ini, bisa membanggakan untuk Pemkab Bangka dan Desa Mapur. Kami juga berharap perusahaan-perusahaan yang berada di Desa Mapur dapat turut memberikan dukungan untuk perkembangan tim B3M ke depan,” ujar Bungok saat diwawancarai oleh Jejaring Media KBO Babel, Selasa (31/3/2026).

Bungok yang juga berasal dari Desa Tepelesok, wilayah Kabupaten Bangka Induk, menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga konsistensi prestasi sekaligus membuka peluang bagi pembalap-pembalap muda lainnya di daerah.

Ajang *Tripiin Skies Id Beach & Sand Race* sendiri menjadi salah satu event yang cukup dinantikan oleh pecinta otomotif di Bangka Belitung.

Selain menghadirkan persaingan yang ketat, event ini juga menjadi wadah bagi pembalap lokal untuk menunjukkan bakat sekaligus mengasah kemampuan di lintasan yang menantang.

Kesuksesan Rendera Pratama dalam event ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Bangka Belitung, untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga otomotif.

Dengan latihan yang disiplin, dukungan tim yang solid, serta peluang kompetisi yang terus terbuka, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak pembalap berbakat dari daerah ini.

Lebih dari sekadar kemenangan, prestasi yang diraih Rendera menjadi simbol semangat juang anak daerah yang mampu menembus batas dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas.

Kini, harapan pun tertuju pada langkah berikutnya—bagaimana prestasi ini dapat dijaga, ditingkatkan, dan didukung secara berkelanjutan oleh berbagai pihak.

Jika sinergi antara pembalap, tim, pemerintah daerah, dan sektor swasta dapat terjalin dengan baik, maka masa depan olahraga grasstrack di Bangka Belitung akan semakin cerah.

Dan nama Rendera Pratama, mungkin hanyalah awal dari lahirnya bintang-bintang besar berikutnya dari tanah Negeri Serumpun Sebalai. (Yopi/KBO Babel)

News Feed