Detikbabel.com, Pangkalpinang – Pengurus Karang Taruna Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan dan pertemuan sinergi ke SMKN 5 Pangkalpinang. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut sekaligus bagian dari pelaksanaan arahan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, S.Pd., M.M., dalam rangka memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan satuan pendidikan vokasi. Kamis (8/1/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun kerja sama strategis di bidang budidaya dan pengolahan tanaman nilam, yang menjadi fokus program kerja Karang Taruna Provinsi Babel dalam waktu dekat, khususnya untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda berbasis potensi lokal daerah.
Pengurus Karang Taruna Provinsi Babel dipimpin langsung oleh Ketua, Haidir Asnan, dan diterima secara resmi oleh Kepala SMKN 5 Pangkalpinang, Siti Marfuah, M.Pd, bersama jajaran manajemen sekolah. Suasana pertemuan berlangsung dialogis dan konstruktif, dengan paparan rencana pengembangan tanaman nilam mulai dari hulu hingga hilir, termasuk potensi pengolahannya menjadi produk bernilai tambah.
Dalam pemaparannya, Haidir Asnan menyampaikan bahwa tanaman nilam memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, nilam juga dinilai cocok untuk dijadikan media pemberdayaan pemuda melalui pendekatan edukatif dan kewirausahaan.
“Program ini kami jalankan sejalan dengan arahan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung agar Karang Taruna dapat bersinergi dengan sekolah kejuruan. Nilam menjadi salah satu komoditas strategis yang bisa dikembangkan bersama, mulai dari budidaya hingga pengolahan produknya,” ujar Haidir Asnan.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan SMKN 5 Pangkalpinang diharapkan dapat melahirkan model pemberdayaan pemuda yang terintegrasi, sekaligus membuka ruang praktik dan inovasi bagi pelajar SMK.
Sementara itu, Kepala SMKN 5 Pangkalpinang, Siti Marfuah, M.Pd, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan sekolah dalam mendukung program pengolahan tanaman nilam sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. SMKN 5 Pangkalpinang, khususnya melalui kompetensi keahlian Farmasi, memiliki sarana dan sumber daya yang dapat memfasilitasi pengolahan tanaman nilam menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis,” ungkap Siti Marfuah.
Melalui pertemuan ini, Karang Taruna Provinsi Babel dan SMKN 5 Pangkalpinang berharap dapat segera menindaklanjuti bentuk kerja sama konkret yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran pemuda dan pendidikan vokasi dalam pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. (Mung/*)






